Asrena Pangarmatim Pimpin Apel Gabungan

Asrena Pangarmatim Pimpin Apel Gabungan

Diupload oleh Dispen Armatim pada 4 Feb 2013 14:18
Surabaya, 04 Februari 2013 Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Pangarmatim Kolonel Laut (P) Yusup, memimpin Apel Gabungan jajaran Makoarmatim, bertempat di Dermaga Koarmatim, Ujung Surabaya, Senin (04/2). Apel Gabungan diikuti seluruh prajurit dan segenap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Koarmatim. Apel gabungan di lingkungan Koarmatim dilaksanakan tiap minggu pertama dan ketiga pada tiap bulannya. Hal ini merupakan sarana yang efektif bagi pembinaan organisasi Koarmatim, utamanya untuk menyampaikan informasi – informasi aktual berkaitan dengan dinamika organisasi dan kebijakan komando atas. Selain itu juga sebagai sarana untuk menyampaikan arahan maupun perintah yang harus dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Koarmatim. Dalam apel tersebut Asrena menyampaikan beberapa pengarahan di antaranya, yang pertama adalah pelaksanaan Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) dan Perintah Komandan Sifat Tetap (PKST). Semua yang telah diperintahkan dalam PHST maupun PKST merupakan kewajiban bagi prajurit untuk melaksanakannya. Pointers yang kedua adalah tentang Risk Management atau manajemen resiko yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.Dalam hal ini Pangarmatim telah menerbitkan Penerapan Pengelolaan Managemen Resiko di lingkungan Koarmatim yang wajib diketahui, dipahami dan dijadikan acuan dalam melaksanakan kedinasan sehari – hari. Pointer yang ketiga adalah Disiplin, baik disiplin secara umum maupun disiplin berlalu lintas. Kedisiplinan menjadi salah satu faktor penting dalam suksesnya pelaksanaan tugas. Disiplin mencakup dimensi yang cukup luas, mulai dari disiplin waktu, disiplin administrasi, disiplin anggaran, disiplin lalu lintas dan sebagainya. Khusus mengenai disiplin berlalu lintas, Asrena menghimbau agar kita selalu cek dan ricek secara detail kesiapan kita sendiri maupun kendaraan yang akan kita pakai. Serta tidak kalah pentingnya pengendalian emosi saat di jalan. Adapun pointer yang ke empat yaitu berkaitan dengan Asusila, Perceraian dan Narkoba. “Fenomena ini harus kita sikapi dengan kesadaran dan kerja keras dimana kuncinya adalah pada pengendalian diri dan ketaatan kita pada Agama,” Kata Asrena Pangarmatim menegaskan. Ditambahkan, bahwa perbuatan asusila sesungguhnya tidak perlu terjadi kalau kita memahami hakikat perkawinan. Dimana hakikat perkawinan tersebut adalah komitmen di antara suami dan istri untuk menjaga dan memeliharanya agar tidak ternoda. Peran serta Komandan/Kasatker untuk selalu mendeteksi situasi dan kondisi seluruh prajurit dan keluarganya sangat penting untuk dilaksanakan, salah satunya melalui jam komandan dan kauseri Agama. Sedangkan mengenai penyalahgunaan dan peredaran narkoba telah menjadi perhatian utama pemerintah dan menjadi musuh besar dunia. Bahaya akibat penggunaan narkoba menjadi ancaman bagi sendi – sendi kehidupan bangsa, merusak mental dan kepribadian penggunanya. Upaya pencegahan penyalahgunaan dan penggunaan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama baik pemimpin, staf maupun individu para prajurit. “Untuk itu kita harus selalu peduli terhadap lingkungan sekitar, sehingga gejala terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat terdeteksi lebih awal,”kata Asrena Pangarmatim. Poiter yang kelima yaitu pentingnya selalu menjaga kesehatan, salah satunya melalui Urikkes dan samapta. Sedangkan pointer yang ke enam yaitu kebersihan lingkungan kerja. Kita menyadari bersama bahwa lingkungan kerja baik di kantor, di KRI maupun Dermaga adalah rumah dan lingkungan kita, artinya bahwa kita harus memiliki kepedulian dan kewajiban untuk selalu memelihara, merawat dan menjaga kebersihannya. Karena dengan lingkungan yang bersih dan sehat kita akan merasa nyaman dan damai dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas – tugas yang menjadi tanggung jawab kita. (Dispenarmatim).

Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar
Loading comments...